Terlanjur membentak anak, dapat menyebabkan trauma pada anak-anak.
Ingat memori masa kecil akan teringat terus terusan sampai ia dewasa.
Di dalam otak anak anak terdapat Neurotransmiter.
Neurotransmiter adalah molekul kimia yang berfungsi sebagai pembawa pesan antar sel saraf (neuron) untuk mengirimkan sinyal di seluruh tubuh.
Saat kita membentak maka sel saraf inilah yang akan terbentuk pada anak, baik positif maupun negatif, terekam dan membentuk sambungan di otak. Peristiwa yang melibatkan emosi kuat (sangat senang, sangat marah) akan diperkuat oleh “lem” (neurotransmitter) yang kuat.
Saat bunda meminta maaf ya, “Nak maafin bunda ya….”
Ini akan menghentikan aliran “lem negatif” (neurotransmitter) yang memperkuat memori buruk anak.
Jadi mendidik adalah proses panjang yang terus menerus, yang perlu di damping orang tua.
Sehingga kehadiran Ayah dan Ibu perlu hadir dalam prsosesnya menuju pribadi yang baligh.
Yang Harus Di Lakukan Saat Terlanjur Membentak Anak
Terlanjur membentak anak saat kita marah,
yang pertama adalah meminta maaf.
Banyak yang salah kaprah mengenai konsep meminta maaf.
Persoalan meminta maaf bukan perkara benar atau salah.
Namun lebih kepada tidak meninggalkan luka pengasuhan kepada anak anak.
Sehingga yang di terima anak anak dalam memorinya adalah kasih sayang.
Ingat, jangan menasehati saat anak-anak marah, saat mereka menerima permintaan maaf kita.
Tahap berikutnya adalah buat ganti ruginya terlebih dahulu, sebagai bentuk kesungguhan kita terhadap mereka.
Bisa berupa hadiah yang nominalnya tidak terlalu mahal.
Barulah saat semuanya sudah tenang, perlahan kita menasehati dengan bahasa yang ringkas dan cukup di sampaikan sekali saja tanpa pengulangan

Mengelola Emosi Orang Tua Saat Terlanjur Membentak Anak
Bentakan adalah luapan dari emosi dalam diri kita, emosi tidaklah salah.
Adalah fitrah dalam diri kita maupun anak anak.
Tinggal kita yang pandai memenejemen amarah itu.
Tahapan Mengelola emosi
Yang Pertama, pentingnya ketenangan Ibu
Ibu adalah sumber resonansi energi utama. Jika Ibu tenang, Ayah akan tenang, dan anak akan tiga kali lebih tenang.
Yang Kedua UbahPosisi
Saat ketika marah dalam posisi berdiri, segera duduk.
Jika masih marah, rebahan (analogi Islam dalah sistem gravitasi bumi: energi negatif ditarik ke bawah).
Kemudian olah napas dengan Istighfar:.
Tarik napas panjang disertai istighfar bagi anak anak tiga kali untuk anak,
Serta tarik nafas untuk menghadapi suami adalah sembilan kali
Yang Ketiga adalah Beri Waktu (Handle Feeling):
Jangan selesaikan masalah saat emosi memuncak.
Ingat sabarlah menunggu dan tidak mudah terpanjung emosinya.
Saat kita melihat mereka marah, atau melupakan emosi, Biarkan anak melepas emosi (menangis/teriak) pastikan tempat sekelilingnya aman.
Dan bunda mengelola emosi sendiri selama sekitar 15 menit, barulah setelah tenang, nasihat akan didengar.
Hal ini sama dengan kita, seperti orang dewasa, saat amarah masih memuncak jangan selesaikan masalah saat itu juga.
Tetapi beri ruang jeda untuk diri sendiri agar lebih tenang.
Baca Juga : Mendidik Anak Dengan Pola Asuh Neuroparenting
Saat Anak Emosi, Ingatkan Konsep Lima Baterai Kasih Sayang
Ada beberapa yang menyebabkan anak mudah marah , sehingga menjadi tantrum di antaranya :
1. Carilah Penyebab Tantrum
Anak anak sering kali mengalami kesulitan berkomunikasi, tantrum pada balita sering terjadi karena Lima Baterai Kasih Sayang tidak terisi.
Sehingga menyebabkan anak membuat penyimpangan (tantrum, pelit, memukul)
Nah, ada beberapa hal yang perlu di ingat untuk mengecas diri mereka secara berkala.
Lima Baterai yang Harus Diisi Setiap Hari (Usia 0-5 Tahun)
- Pujian (Words of Affirmation).
- Pelukan/Sentuhan Fisik (Physical Touch).
- Waktu Berkualitas (Quality Time) – Minimal 30 menit menemani.
- Pelayanan (Acts of Service) – Memandikan, menyuapi, menyiapkan pakaian dan lain – lain
- Hadiah (Receiving Gifts) – Tidak harus barang mahal, bisa berupa susu buatan Bunda.
Setelah Usia 5 Tahun
Cukup fokus mengisi satu baterai utama (Love Language) yang paling dominan pada anak tersebut setiap hari.
Kesimpulan Terlanjur Membentak Anak
Terlanjur membentak anak hampir dilakukan oleh mayoritas orang tua, tetapi cepatlah melakukan penanganan.
Mulai dari minta maaf, memberi Ganti rugi atas kesalahan yang kita perbuat serta berikan sisipan alasan saat anak dan ibu sudah tenang.
Kunjungi Juga kami di rumahtahfidzmagelang.com